Contoh Teks Anekdot - Tugas Bahasa Indonesia
Aku sangat suka menulis, karena itu aku membuat blog ini berisi sesuatu yang mungkin akan sangat dibutuhkan oleh orang lain. Selamat membaca!Ada Sedikit Urusan
Ruang kelas X-IPA 1
yang biasanya ramai mendadak sepi pagi ini.
Sekitar pukul delapan
pagi, para siswa telah duduk rapi di bangku mereka masing-masing. Guru pun
masuk ruang kelas dan duduk di bangku guru. Beberapa saat kemudian, ketika sang
guru sedang menjelaskan di papan tulis tiba-tiba pintu kelas diketuk dari luar.
“Assalamu’alaikum,” dua murid itu mengucap
salam, dan masih berdiri di ambang pintu.
“Wa’alaikumsalam,” jawab guru dan teman
sekelasnya dengan serempak.
Dengan sedikit
terkejut, kedua murid tersebut memasuki ruang kelas, menyalami guru yang tengah
menjelaskan materi di depan kelas, “Maaf Pak, tadi ada sedikit urusan,” Ucap si
murid pertama lantas diikuti murid kedua dan segera menuju ke tempat duduknya.
“Siapa suruh kalian
duduk! Ke sini dulu,” perintah sang guru pada dua orang murid yang sudah jelas
datang kesiangan kali itu.
“Kenapa jam segini baru
datang?” tanya sang guru.
“Tadi ada sedikit
urusan.” Jawab murid pertama.
“Urusan apa? Tolong
beri alasan yang jelas,” Ujar sang guru mulai kesal.
“Loh?” Si murid menatap
gurunya dengan ekspresi bingung, sementara sang guru keheranan mendapat tatapan
seperti itu dari muridnya.
“Biasanya kalau bapak
telat masuk kelas karena ‘ada sedikit urusan’ kami tidak pernah menanyakan
alasannya. Kenapa sekarang bapak bertanya kepada saya?” sang guru hanya diam
tak menjawab. Kemudian ia bertanya pada murid kedua.
“Biasanya kamu
berangkat paling pagi, kenapa hari ini kamu bisa datang terlambat?” tanya sang
guru.
“Siapa bilang saya
terlambat? Saya hanya mencoba untuk datang tepat waktu Pak.” Jawab murid kedua.
“Maksudnya?” sang guru bingung
mendengar pernyataan murid kedua.
“Biasanya jam segini bapak
masih perjalanan dari kantin sekolah dan baru akan masuk kelas kami untuk
mengajar, jadi saya mencoba datang tepat dengan kedatangan bapak.”
“Lantas, mengapa hari
ini bapak sudah datang sepagi ini? Bukankah ini terlalu pagi dari biasanya?”
Lanjut si murid dengan serius.
Seisi kelas terdiam
menatap gurunya. Sang guru yang keheranan semakin heran mendengar pertanyaan
itu dan akhirnya membiarkan dua murid yang terlambat itu untuk kembali duduk kembali
ke bangku mereka.
Terimakasih
sudah mengunjungi blog-ku dan telah membaca karyaku.
Kalian
bisa klik link di bawah untuk tahu lebih banyak tentangku :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar