Rabu, 11 Maret 2020

Contoh Teks Anekdot - Tugas Bahasa Indonesia

Contoh Teks Anekdot - Tugas Bahasa Indonesia

Aku sangat suka menulis, karena itu aku membuat blog ini berisi sesuatu yang mungkin akan sangat dibutuhkan oleh orang lain. Selamat membaca!

Ada Sedikit Urusan

Ruang kelas X-IPA 1 yang biasanya ramai mendadak sepi pagi ini.
Sekitar pukul delapan pagi, para siswa telah duduk rapi di bangku mereka masing-masing. Guru pun masuk ruang kelas dan duduk di bangku guru. Beberapa saat kemudian, ketika sang guru sedang menjelaskan di papan tulis tiba-tiba pintu kelas diketuk dari luar.
 “Assalamu’alaikum,” dua murid itu mengucap salam, dan masih berdiri di ambang pintu.
 “Wa’alaikumsalam,” jawab guru dan teman sekelasnya dengan serempak.
Dengan sedikit terkejut, kedua murid tersebut memasuki ruang kelas, menyalami guru yang tengah menjelaskan materi di depan kelas, “Maaf Pak, tadi ada sedikit urusan,” Ucap si murid pertama lantas diikuti murid kedua dan segera menuju ke tempat duduknya.
“Siapa suruh kalian duduk! Ke sini dulu,” perintah sang guru pada dua orang murid yang sudah jelas datang kesiangan kali itu.
“Kenapa jam segini baru datang?” tanya sang guru.
“Tadi ada sedikit urusan.” Jawab murid pertama.
“Urusan apa? Tolong beri alasan yang jelas,” Ujar sang guru mulai kesal.
“Loh?” Si murid menatap gurunya dengan ekspresi bingung, sementara sang guru keheranan mendapat tatapan seperti itu dari muridnya.
“Biasanya kalau bapak telat masuk kelas karena ‘ada sedikit urusan’ kami tidak pernah menanyakan alasannya. Kenapa sekarang bapak bertanya kepada saya?” sang guru hanya diam tak menjawab. Kemudian ia bertanya pada murid kedua.
“Biasanya kamu berangkat paling pagi, kenapa hari ini kamu bisa datang terlambat?” tanya sang guru.
“Siapa bilang saya terlambat? Saya hanya mencoba untuk datang tepat waktu Pak.” Jawab  murid kedua.
“Maksudnya?” sang guru bingung mendengar pernyataan murid kedua.
“Biasanya jam segini bapak masih perjalanan dari kantin sekolah dan baru akan masuk kelas kami untuk mengajar, jadi saya mencoba datang tepat dengan kedatangan bapak.”
“Lantas, mengapa hari ini bapak sudah datang sepagi ini? Bukankah ini terlalu pagi dari biasanya?” Lanjut si murid dengan serius.
Seisi kelas terdiam menatap gurunya. Sang guru yang keheranan semakin heran mendengar pertanyaan itu dan akhirnya membiarkan dua murid yang terlambat itu untuk kembali duduk kembali ke bangku mereka.





Terimakasih sudah mengunjungi blog-ku dan telah membaca karyaku.
Kalian bisa klik link di bawah untuk tahu lebih banyak tentangku :



https://instantstudentstudent.tumblr.com/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar